{"status":"success","data":[{"id":2,"kategori":"Transformasi Pendidikan","tanggal":"2026-09-18T17:00:00.000Z","judul":"Tembus Standar Internasional: Wakil Ketua DPRD dan Sekjen KONI Kebumen Berbagi Strategi IELTS dan SAT ke Guru Muhammadiyah","ringkasan":"KEBUMEN — Komitmen Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) PDM Kebumen dalam menggenjot mutu tenaga pendidik kembali dibuktikan lewat agenda Muhammadiyah Certified Teachers Academy (MCTA) pertemuan ke-4. Bertempat di aula pertemuan terpadu, pelatihan kali ini membedah penguasaan asesmen bahasa Inggris berstandar global, yakni International English Language Testing System (IELTS) serta Scholastic Assessment Test (SAT), yang diikuti puluhan guru perwakilan dari 40 sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kabupaten Kebumen. \n\nLangkah strategis ini dirancang untuk mendobrak batasan pedagogis lokal dan membekali guru-guru madrasah dengan literasi bahasa asing tingkat lanjut. Penguasaan instrumen standar seperti IELTS dan SAT dipandang sebagai kunci pokok dalam membuka akses beasiswa internasional, penguatan kurikulum berbasis literasi global, serta persiapan peserta didik menghadapi seleksi perguruan tinggi bereputasi dunia.\n\nPertemuan keempat ini menghadirkan dua figur muda inspiratif Kebumen berlatar belakang pendidikan magister luar negeri. Pemateri pertama, Khalisha Adelia Aziza, S.E., B.Sc., M.Sc., yang saat ini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kebumen, merupakan alumnus University of Groningen, Belanda. Hadir membersamai, Adhitya Wicaksono, S.E., M.Sc., Sekretaris Jenderal KONI Kabupaten Kebumen yang menyelesaikan studi pascasarjananya di University of Glasgow, Skotlandia. \n\nDalam sesi pemaparannya, Khalisha Adelia Aziza mengupas tuntas teknik komunikasi lisan dan analisis teks akademik yang menjadi inti pengujian IELTS. Adelia menegaskan bahwa kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris (Speaking module) bukan sekadar menghafal kosakata, melainkan membangun alur berpikir terstruktur melalui strategi Extend Your Answer. \n\nPara peserta dilatih menggunakan pendekatan divide into parts, teknik penjabaran general to specific, serta penyusunan argumen komparatif (concession and avoidance strategy). Melalui metode ini, guru diajak untuk menghindari jawaban singkat yang pasif, melainkan mampu menguraikan konteks secara luwes, variatif, dan presisi dengan penggunaan kata sifat serta keterangan penjelas (adjectives and adverbs) yang bernilai akademik tinggi. \n\nSementara itu, Adhitya Wicaksono membagikan wawasan mendalam mengenai struktur berpikir analitis yang diuji dalam SAT serta kiat praktis menembus beasiswa studi ke Britania Raya dan Eropa. Adhi menekankan pentingnya fleksibilitas tempo berbicara (variable speed rate) dan kepiawaian parafrasa (paraphrasing) agar guru tidak terjebak mengulang formula pertanyaan penguji. \n\nSesi pelatihan berlangsung dinamis dengan simulasi dialog interaktif bertema isu personal hingga wacana sosial kemasyarakatan. Para guru dari 40 sekolah secara bergantian mempraktikkan penyusunan respons spontan dengan memanfaatkan discourse markers dan fillers alami penunjang kelancaran berbicara. \n\nMelalui pembekalan intensif MCTA ini, Majelis Dikdasmen & PNF PDM Kebumen menargetkan lahirnya ekosistem madrasah unggul yang mandiri, percaya diri berkomunikasi lintas batas, dan mampu mentransmisikan wawasan internasional langsung ke ruang-ruang kelas di seluruh penjuru Kebumen. \n","gambar":"https://drive.google.com/thumbnail?id=1Vv1TM6peQENGtOO6KYr90WyZzVOFsYFM&sz=w2000","timestampUrut":1789750800000},{"id":0,"kategori":"Tata Kelola SDM","tanggal":"2026-09-17T17:00:00.000Z","judul":"Muhammadiyah Certified Teachers Academy, Penguatan Profesionalisme Guru Melalui Pelatihan dan Sertifikasi Terpadu","ringkasan":"Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kebumen resmi menyelenggarakan program Muhammadiyah Competency & Talent Assessment (MCTA) secara serentak. Agenda strategis ini bertujuan mengukur kedalaman capaian literasi, numerasi, dan penguatan nilai ISMUBA sebagai tolok ukur standarisasi mutu pendidikan madrasah/sekolah unggul di seluruh Kabupaten Kebumen menuju daya saing global.","gambar":"https://drive.google.com/thumbnail?id=1JxvaXb6ZftGxvwpR8AhEiuIqHC-fmr36&sz=w2000","timestampUrut":1789664400000},{"id":1,"kategori":"Transformasi Pendidikan","tanggal":"2026-09-17T17:00:00.000Z","judul":"Majelis Dikdasmen & PNF PDM Kebumen Kunjungi Muhammadiyah Australia College, Perkuat Wawasan Global dan Inovasi Pembelajaran","ringkasan":"MELTON, AUSTRALIA — Komitmen memperluas wawasan global dan mengakselerasi mutu madrasah terus ditunjukkan oleh jajaran Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kebumen. Langkah strategis ini diwujudkan melalui agenda kunjungan studi dan benchmarking ke perguruan Muhammadiyah Australia College (MAC) yang berlokasi di Melton, Victoria, Australia, pada Rabu (21/5/2025).\n\nDalam kunjungan resmi tersebut, Majelis Dikdasmen & PNF PDM Kebumen mengutus Rashif Arka Muhammad, S.Si., M.B.A. sebagai perwakilan delegasi. Kehadirannya disambut hangat secara langsung oleh Kepala Sekolah Muhammadiyah Australia College, Roszana Binte Ramli, beserta jajaran manajemen sekolah.\n\nRangkaian kegiatan diawali dengan observasi mendalam terhadap lingkungan akademik dan fasilitas penunjang belajar di MAC. Delegasi Kebumen meninjau langsung bagaimana proses belajar-mengajar berlangsung di dalam kelas, pemanfaatan ekosistem teknologi pendidikan modern, hingga metode pembelajaran berdiferensiasi yang diterapkan oleh para guru dalam memfasilitasi kebutuhan unik setiap murid.\n\nAgenda kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi intensif mengenai inovasi pendidikan dan tata kelola madrasah. Diskusi tersebut membedah praktik baik (best practices) MAC dalam mengintegrasikan kurikulum nasional Australia dengan muatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (ISMUBA) yang inklusif, adaptif, serta berdaya saing global di tengah masyarakat multikultural.\n\nRashif Arka Muhammad menyampaikan bahwa kesempatan mempelajari ekosistem pendidikan MAC memberikan potret nyata mengenai keberhasilan pendidikan Muhammadiyah di kancah internasional.\n\n\"Kunjungan ini membuka wawasan luas mengenai standarisasi manajemen kelas, pengembangan karakter peserta didik, serta penataan budaya belajar yang mandiri dan berintegritas. Berbagai inovasi pedagogik yang kami pelajari di sini menjadi referensi berharga untuk ditransformasikan ke sekolah dan madrasah Muhammadiyah di Kabupaten Kebumen,\" tuturnya.\n\nSementara itu, Kepala Sekolah MAC, Roszana Binte Ramli, menyambut baik inisiatif kemitraan dan pertukaran gagasan ini. Pihaknya menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antaramal usaha persyarikatan lintas negara guna saling memperkuat mutu tenaga pendidik dan mutu lulusan.\n\nMelalui kunjungan ini, Majelis Dikdasmen & PNF PDM Kebumen berharap praktik pembelajaran modern yang didapatkan mampu diadopsi secara kontekstual di tingkat daerah, sekaligus menjadi pelecut semangat bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kebumen untuk terus berbenah menuju standar pendidikan unggul dan berkemajuan.","gambar":"https://drive.google.com/thumbnail?id=1Dilmr3XrhAizT20GetrOPPfcjljSJo4o&sz=w2000","timestampUrut":1789664400000}]}